Hai, perkenalkan saya Anthony. Saya akan mencoba menjawab ini berdasarkan pengalaman saya sebagai salah satu co-founder perusahaan rintisan perekrutan berbasis teknologi di Indonesia.
Sebenarnya perhitungannya cukup mudah karena ditentukan bersama. Di perusahaan rintisan tersebut, saya bersama 2 founder lainnya membagi presentase kepemilikan saham kami berdasarkan porsi dan pengalaman. Tidak lupa kami juga menyediakan porsi saham untuk ESOP yang akan kami berikan kepada karyawan yang akan mengisi posisi C-level (Saat itu rencananya untuk Chief Technology Officer).
Setelah pembagian saham sudah final saat pembentukan akta perusahaan, maka porsi saham akan berubah saat kami menerima pendanaan dari investor. Presentase saham yang akan dimiliki investor tergantung dari besar pendanaan serta valuasi yang ingin dicapai dari pendanaan tersebut.
Saya berikan kalkulasi dan gambaran sederhana mengenai hal ini. Andi dan Budi mendirikan PT Maju Bareng dengan valuasi USD 10,000.00. Andi dan Budi membaginya sebagai berikut:
- Andi si CEO (Chief Everything Officer; becanda. Maksud saya Chief Executive Officer) memiliki 50%.
- Budi si CTO (Chief Technology Officer) memiliki 40%.
- Sisa 10% disimpan sebagai ESOP untuk diberikan kepada Chief Marketing di kemudian hari. ESOP juga dapat diberikan kepada karyawan lain tergantung kebijakkan perusahaan nantinya.
Berdasarkan kepemilikan dan valuasi di tahap awal ini, 50% saham Andi senilai dengan USD 5,000.00 dan 40% saham Budi senilai USD 4,000.00. 10% saham ESOP sendiri bernilai USD 1,000.00.
Seiring trafik yang menjulang dan pertumbuhan bisnis yang baik, PT Maju Bareng membuka pendanaan seed untuk mengembangkan bisnisnya lebih pesat. Bolui Venture tertarik untuk berinvestasi di PT Maju Bareng setelah berdiskusi dan melihat grafik pertumbuhan perusahaan. Mereka lalu membeli 10% saham PT Maju Bareng dengan uang USD 100,000.00. Hal ini membuat valuasi perusahaan meningkat menjadi USD 1,000,000.00 (Mudahnya, karena 100.000 merupakan 10% dari 1.000.000). Pendanaan ini mengubah kalkulasi kepemilikan PT Maju Bareng menjadi:
- Andi kini memiliki 45%
- Budi kini memiliki 36%
- Saham untuk ESOP kini 9%
- Bolui Venture memiliki 10% seperti yang disebutkan sebelumnya.
Tampak presentase para pendiri perusahaan ini mengecil. Namun karena valuasinya meningkat melalui pendanaan seed, setiap persen saham PT Maju Bareng kini bernilai jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.
Rangkumannya dapat dilihat di tabel berikut:
Tahap pendanaan selanjutnya juga dibuat berdasarkan ini. Semoga cukup jelas gambaran sederhana ini.
0 Komentar untuk "Bagaimana biasanya pembagian saham di startup baru antara owner dan investor untuk jangka panjang?"